Hadapi Arus Mudik Lebaran 2025, UPT PJJ Pacitan Siapkan Jalan Provinsi

  • Bagikan
Kepala UPT PJJ Pacitan, Dinas PU Bina Marga Jatim, Ir. Budi Harisantoso, S.T., M.T. (Foto: Heri/BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN– Menghadapi arus mudik Lebaran Idulfitri 2025, Unit Pelaksana Teknis Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Pacitan telah mengambil langkah strategis untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Sejumlah perbaikan dan antisipasi dilakukan guna menghadapi potensi gangguan, terutama akibat cuaca penghujan yang masih berlangsung.

Kepala UPT PJJ Pacitan, Budi Harisantoso, menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas manajemen jalan provinsi di Kabupaten Pacitan. Sehubungan dengan persiapan jalur mudik, pihaknya telah melakukan perbaikan jalan berlubang serta menyiagakan alat berat di titik-titik rawan longsor.

“Kami memiliki kewenangan mengelola manajemen jalan provinsi yang ada di Kabupaten Pacitan. Sehubungan dengan persiapan jalur mudik Lebaran dan kondisi cuaca yang masih dalam musim penghujan, ada beberapa langkah yang telah kami lakukan,” ujar Budi, Selasa (25/3/2025).

Salah satu prioritas utama UPT PJJ Pacitan adalah menambal jalan berlubang di ruas-ruas jalan provinsi. Hingga saat ini, sekitar 80 persen pekerjaan telah rampung dan ditargetkan selesai dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca juga :  Diduga Terpeleset saat Mencari Batu, Pria di Pacitan Ditemukan Tak Bernyawa

Selain itu, tingginya potensi longsor di beberapa titik rawan seperti jalur Pacitan-Ponorogo dan kawasan Arjosari-Nawangan juga menjadi perhatian utama. Untuk mengantisipasi hal ini, UPT PJJ Pacitan telah menyiapkan tiga unit alat berat berupa wheel loader.

“Dua unit kami siagakan di Pacitan-Ponorogo, sementara satu unit lainnya di Arjosari-Nawangan. Selain itu, kami juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (RC) dan mendirikan posko Lebaran yang bekerja sama dengan Forum Lalu Lintas Pacitan,” jelas Budi.

Guna memastikan respons cepat terhadap kejadian di lapangan, tim UPT PJJ Pacitan melakukan pemantauan kondisi jalan secara berkala dan siap bertindak kapan saja jika terjadi kendala di jalur mudik.

“Kami siaga setiap saat. Begitu ada laporan, langsung kami tindak lanjuti,” tegas Budi.

Baca juga :  Tanah Retak hingga Longsor Melanda Pacitan

Dari segi pendanaan, Budi memastikan bahwa anggaran pemeliharaan jalan tahun ini tidak mengalami kendala. “Kami memiliki anggaran rutin pemeliharaan jalan sepanjang tahun, jadi untuk sementara tidak ada masalah terkait pembiayaan,” katanya.

Budi juga mengimbau kepada para pemudik agar selalu berhati-hati, terutama jika berkendara di malam hari. Menurutnya, curah hujan yang masih tinggi berpotensi menimbulkan gangguan seperti longsor atau jalan licin.

“Hindari perjalanan malam karena cuaca masih berpotensi hujan dan tidak ada jaminan bahwa tidak akan terjadi longsor. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan selalu update informasi dari media sosial atau pihak berwenang,” pesannya.

Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di Pacitan dapat berjalan dengan aman dan lancar bagi para pemudik. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *