Tiga Tiang Listrik di Sambong Patah, Warga Keluhkan Lambannya Respons PLN Pacitan

  • Bagikan
Kondisi sambungan tiang listrik yang patah di Dusun Nglumbu, Desa Sambong, Pacitan, usai diterjang angin kencang. (Foto: Heri/BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN – Tiga sambungan tiang listrik di Dusun Nglumbu, Desa Sambong, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan yang patah usai diterjang angin kencang pada Sabtu (24/1/2026), hingga kini tak kunjung diperbaiki, sehingga memicu keluhan warga.

Meski aliran listrik sudah kembali normal, namun kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan, karena sejumlah kabel terlihat hampir menyentuh tanah dan berada di area tanaman warga.

Salah seorang warga, Siti (48) mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu, angin kencang disertai pohon tumbang menimpa jaringan listrik.

“Terjadi angin kencang, lalu pohon tumbang mengenai kabel. Waktu kejadian, kami langsung mengonfirmasi ke pihak PLN,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

Baca juga :  Rumah Warga Pacitan Tertimpa Pohon Tumbang

Menurutnya, petugas PLN sempat datang ke lokasi. Namun, mereka hanya membersihkan pohon tumbang tanpa memperbaiki tiang yang patah.

“Kemarin ada petugas ke sini, tapi cuma membereskan pohon, setelah itu ditinggal. Tiangnya tidak diperbaiki. Kalau cuma begitu, kami juga bisa, kami punya chainsaw,” keluhnya.

Warga lain mengaku khawatir kondisi tersebut bisa membahayakan keselamatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Saya khawatir kalau membahayakan, karena di bawahnya ada area tanaman warga,” katanya.

Sementara itu, Admin Pelayanan Teknik UPT PLN Pacitan, Imtachan Assaich, menjelaskan bahwa saat ini tim PLN masih fokus mengerjakan perbaikan di wilayah lain.

“Saat ini masih pengerjaan di Ponggok. Kemarin banyak titik gangguan, jadi tim dibagi-bagi. Untuk Sambong memang belum ada pekerjaan,” jelasnya.

Baca juga :  PMII Pacitan Gelar Aksi Damai di DPRD, Sampaikan Aspirasi Rakyat Kecil dari Pendidikan hingga Nelayan

Ia menambahkan, dirinya belum bisa memastikan kapan perbaikan akan dilakukan karena keputusan berada di pihak atasan.

“Untuk mulai pekerjaan, itu dari atasan. Saya hanya admin pelayanan teknik,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *