BeritaIDN, PACITAN – Manajer Akses Telkom Pacitan, Kuncoro, mengungkapkan maraknya kabel semrawut dipicu oleh ulah sejumlah penyedia layanan internet yang memasang jaringan tanpa standar dan tanpa izin.
“Telkom selalu berusaha patuh aturan, termasuk soal kerapihan instalasi,” kata Kuncoro, Kamis (5/2/2026).
Di lapangan, lanjut dia, banyak ISP menarik kabel asal-asalan. Bahkan, tidak sedikit yang menempelkan jaringan di tiang Telkom tanpa koordinasi resmi.
“Banyak yang nempel tanpa izin. Kabel ditarik tidak rapi,” tegasnya.
Akibatnya, citra Telkom ikut tercoreng. Masyarakat kerap menyamaratakan seluruh kabel yang tampak di tiang sebagai milik Telkom.
“Padahal tidak semuanya milik kami. Tapi yang disalahkan Telkom,” ujarnya.
Kuncoro juga mengungkap adanya jaringan ilegal, termasuk RT/RW Net milik warga yang tumbuh tanpa izin dan tanpa pengawasan.
“Sebagian tidak berizin. Kalau kami rapikan, lalu terputus, kami yang dimarahi,” katanya.
Ia menilai, kondisi ini dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan serius. Penataan kabel, menurutnya, tidak bisa hanya dibebankan ke Telkom.
Pemerintah daerah diminta turun tangan. Pemkab Pacitan dinilai perlu menjadi penggerak untuk menertibkan seluruh ISP yang beroperasi di wilayahnya.
“Baiknya diinisiasi oleh pemda dengan mengomunikasikan ke semua ISP, supaya jelas arahnya dan tidak saling menyalahkan,” tandasnya. (*)












