BeritaIDN, PACITAN – Kabupaten Pacitan meraih Terbaik 1 Penanganan Kawasan Kumuh Provinsi Jawa Timur 2025. Penghargaan tingkat provinsi itu menjadi penegasan bahwa kerja bareng lintas sektor di daerah ini tidak sekadar slogan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Capaian Pengurangan Kumuh yang digelar Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur di Bakorwil Madiun, Rabu (11/2/2026).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Pacitan, Heru Tunggul Widodo, menyebut capaian itu lahir dari kolaborasi banyak pihak. Bukan kerja satu dinas saja.
“Penghargaan ini hasil sinergi OPD yang tergabung dalam Pokja PKP Pemkab Pacitan, termasuk Perkimtan, dengan dukungan para pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujarnya, Jumat (13/2).
Menurut Heru, penanganan kawasan kumuh tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu perencanaan matang, intervensi fisik yang terukur, dan pendampingan berkelanjutan agar kualitas lingkungan benar-benar meningkat.
Ia menegaskan, predikat terbaik ini menjadi bukti komitmen Pemkab Pacitan dalam menghadirkan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan. Tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup warganya.
Meski begitu, Heru mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni. Justru harus menjadi pemacu untuk memperluas cakupan penanganan kawasan kumuh di tahun-tahun mendatang.
“Ke depan, ini jadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas penanganan kawasan kumuh di Pacitan,” tegasnya.
Pemkab Pacitan berharap kolaborasi yang sudah terbangun tetap solid. Sebab, tantangan penataan permukiman akan selalu ada, seiring pertumbuhan wilayah dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. (*)












