Tim Gabungan Perketat Pengamanan Rontek Gugah Sahur di Pacitan

  • Bagikan
Suasana saat pemberian arahan dari tim gabungan sebelum melakukan patroli daNn PAM rontek gugah sahur di Pacitan (Foto: Satpol PP For Berita IDN)

PACITAN-Tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, TNI-Polri, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menggencarkan patroli pengamanan tradisi rontek gugah sahur di wilayah Kecamatan Pacitan, Sabtu malam (28/2/2026).

Pengamanan dilakukan untuk memastikan tradisi khas masyarakat itu berlangsung tertib dan kondusif.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pacitan, Ardyan Wahyudi, mengatakan antusiasme warga pada malam akhir pekan tersebut meningkat signifikan. Hampir seluruh desa di Kecamatan Pacitan turut ambil bagian dalam kegiatan membangunkan sahur dengan tabuhan rontek.

“Pada malam Minggu ini, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Hampir seluruh desa di wilayah Kecamatan Pacitan keluar melaksanakan rontek gugah sahur. Ini menjadi kebanggaan bersama karena tradisi tetap lestari dan semangat kebersamaan semakin terasa,” ujar Ardyan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, Satpol PP menambah kekuatan personel di lapangan. Petugas ditempatkan di titik-titik ploting tetap maupun patroli mobile.

Baca juga :  Tanah Longsor di Jalan Punung-Pantai Klayar, BPBD Pacitan Lakukan Langkah Darurat

Pengamanan difokuskan di jalur protokol, simpang-simpang utama, serta kawasan depan pendopo kabupaten yang menjadi salah satu lintasan utama peserta rontek.

Menurut Ardyan, pendekatan humanis juga dikedepankan dalam pengamanan. Personel Polisi Wanita (Polwan) Satpol PP dilibatkan secara aktif, tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Polwan kami fokuskan untuk membagikan air mineral dan makanan ringan kepada peserta rontek yang melintas di depan pendopo. Ini bentuk dukungan moril agar masyarakat tetap semangat, namun tetap tertib dan menjaga kesehatan,” katanya.

Kepala Kepolisian Resor Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro, menegaskan pengamanan rontek gugah sahur membutuhkan sinergi lintas sektor. Menurut dia, kegiatan budaya yang telah mengakar di masyarakat itu tidak dapat diamankan secara parsial.

Baca juga :  Pers, Bunga, dan Kemanusiaan Warnai Hari Pers Nasional di Pacitan

“Pengamanan ini tidak bisa dilaksanakan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi solid antara Polres Pacitan, Satpol PP, unsur TNI, serta OPD terkait. Sinergi menjadi kunci agar kegiatan budaya khas masyarakat Pacitan ini berjalan aman dan tertib,” ujar Ayub.

Ia menambahkan, aparat mengedepankan langkah preventif dan persuasif dalam setiap tahapan pengamanan. Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan apel terpadu guna memastikan kesiapan personel serta memberikan arahan teknis terkait rute yang telah ditetapkan.

Satpol PP juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, RAPI, ORARI, dan seluruh OPD yang berpartisipasi, termasuk dalam penyediaan air mineral dan makanan ringan bagi peserta.

Pemerintah daerah berharap tradisi rontek gugah sahur tetap dilestarikan sebagai aset budaya Pacitan, dengan tetap memprioritaskan ketertiban umum agar situasi wilayah tetap aman dan kondusif.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *