BeritaIDN, PACITAN – Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi mendorong pemerintah daerah mulai mengembangkan wisata religi sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dorongan tersebut disampaikan Arif usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pacitan dengan agenda penyampaian Nota Bupati tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, Pacitan memiliki peluang besar menghadirkan inovasi baru di sektor wisata. Selain mengandalkan destinasi alam, daerah ini dinilai juga bisa mengembangkan titik-titik wisata yang bernuansa spiritual.
“Termasuk kegiatan-kegiatan yang mungkin perlu ditambahkan di sektor wisata itu ada unsur wisata religi. Di tengah modernisasi sekarang ini, biasanya banyak masyarakat yang justru butuh tempat untuk menguatkan keyakinan,” kata Arif.
Ia menjelaskan, kehidupan modern sering kali diiringi meningkatnya tekanan hidup. Situasi tersebut membuat banyak orang mencari ruang yang bisa memberi ketenangan batin.
“Kalau kita lihat, negara yang semakin modern itu sering kali tingkat stres masyarakatnya juga meningkat. Biasanya orang kemudian mencari tempat yang bisa memberi rasa tenang,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai Pacitan perlu mulai memikirkan inovasi di sektor pariwisata. Tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga menghadirkan destinasi yang memberi pengalaman spiritual bagi pengunjung.
“Nah mungkin Kabupaten Pacitan perlu kreativitas baru di sektor pariwisata, salah satunya dengan menambah spot-spot wisata yang bersifat spiritual,” tambahnya.
Sementara itu, dalam penyampaian Nota LKPJ Tahun 2025, Bupati Pacitan menegaskan sektor pariwisata masih menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.
Sektor ini dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat sekaligus berpotensi meningkatkan PAD. (*)











