BeritaIDN, PACITAN – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan Kabupaten Pacitan hingga April 2026 masih jauh dari target. Angkanya baru menyentuh 3,91 persen atau sekitar Rp29,7 juta dari total target Rp760 juta.
Meski masih rendah di awal tahun, Dinas Perikanan Pacitan tetap percaya diri. Mereka menilai kondisi ini belum mencerminkan capaian sesungguhnya, karena musim ikan belum sepenuhnya berjalan.
Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Nanang Hardwijono, menjelaskan bahwa target PAD tahun ini memang dinaikkan dibanding tahun sebelumnya. Dari Rp746 juta pada 2025, kini menjadi Rp760 juta.
“Untuk target PAD induk perikanan tahun 2025 lalu di Rp746 juta, kemudian untuk tahun 2026 ini target kita ada Rp760 juta,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Kenaikan itu, kata Nanang, bukan tanpa dasar. Pihaknya sudah memperhitungkan siklus alam, terutama cuaca dan musim yang diprediksi lebih bersahabat bagi aktivitas melaut.

“Kami ingin selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan pelaku perikanan baik dengan nelayan hingga kementerian sehingga banyak hal yang memang harus kita lakukan bersama,” pungkasnya. (*)












