BeritaIDN, Jakarta -Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam, di antaranya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa siang. Pertemuan tersebut digelar untuk berdiskusi mengenai keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza.
Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis membenarkan adanya undangan pertemuan dengan Presiden Prabowo. Saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa pagi, ia menyebut agenda pertemuan berkaitan dengan Dewan Perdamaian Gaza.
“Ya, saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya informasinya agenda pertemuan diskusi tentang BoP,” kata Kiai Cholil.
Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, yang juga menjabat Menteri Sosial RI. Gus Ipul, sapaan akrabnya, membenarkan adanya agenda pertemuan tersebut.
“Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB,” kata Saifullah Yusuf.
Dari Muhammadiyah, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga memastikan kehadiran perwakilan organisasinya dalam pertemuan di Istana.
“Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya,” ujar Abdul Mu’ti. Prof. Syafiq A. Mughni saat ini menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah.
Dewan Perdamaian Gaza resmi diluncurkan di sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr. dan dihadiri sejumlah pemimpin negara anggota, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menjadi salah satu kepala negara yang menandatangani piagam pembentukan Dewan Perdamaian Gaza.
“Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” kata Prabowo usai menghadiri peluncuran Dewan Perdamaian di Davos.
Menurut Prabowo, penderitaan rakyat Gaza disebut telah berkurang dengan masuknya bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar. Ia menegaskan Indonesia siap berpartisipasi aktif.
Prabowo juga menyampaikan bahwa negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian adalah mereka yang memiliki komitmen membantu rakyat Palestina dan mewujudkan perdamaian di Gaza. Selain Indonesia, sejumlah negara lain turut menandatangani piagam tersebut, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Mesir, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Pakistan.(*)












