Pantai Pacitan Dibagi Kavling, OPD Diminta Asuh Kebersihan

  • Bagikan
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah menyampaikan gagasan pantai asuh di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026). (Foto: Heri/BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN – Persoalan sampah di kawasan pantai membuat Pemkab Pacitan memutar otak. Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah menggulirkan gagasan pantai asuh: setiap OPD hingga institusi terkait diminta bertanggung jawab pada titik-titik pantai tertentu.

Konsep itu muncul karena panjangnya garis pantai Pacitan yang mencapai sekitar 70 mil. Di satu sisi, bentangan itu menjadi kekuatan utama sektor pariwisata. Di sisi lain, pengelolaannya tak sederhana.

“Majunya Pacitan salah satunya ditopang pariwisata. Kita punya kekayaan garis pantai sepanjang 70 mil,” ujar Gagarin, Kamis (12/2/2026).

Namun, potensi tersebut dibayangi persoalan klasik: sampah. Di sejumlah titik, kiriman sampah masih kerap terlihat, terutama setelah gelombang tinggi.

“Pantai ini harus nampak keindahannya. Salah satu persoalan yang ada ya sampah itu,” tegasnya.

Baca juga :  Lima Desa di Pacitan Jadi Andalan Atasi Krisis Air

Menurut dia, tidak semua sampah bersumber dari aktivitas warga sekitar. Sebagian merupakan kiriman dari laut. Meski begitu, edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat tetap diperlukan.

Selama ini, kebersihan pantai berada di bawah kewenangan Dinas Pariwisata. Hanya saja, dengan wilayah yang membentang panjang, pengawasan menyeluruh dinilai berat jika hanya mengandalkan satu dinas.

“Dengan bentangan pantai yang begitu luas, cukup sulit kalau dipantau terus oleh satu dinas saja,” jelasnya.

Lewat skema pantai asuh, setiap OPD atau institusi akan mendapat wilayah tanggung jawab. Sistemnya seperti pembagian kavling kebersihan. Harapannya, beban lebih ringan dan kontrol lebih terukur.

“Kalau sudah ada yang bertanggung jawab per wilayah, akan lebih mudah menggerakkan masyarakat untuk sadar kebersihan,” katanya.

Baca juga :  Selamat & Sukses atas dilantiknya Bupati-Wakil Bupati Pacitan Periode 2025-2030 oleh Kepala Perkimtan Pacitan

Tak hanya OPD, Gagarin juga mendorong keterlibatan lembaga pendidikan. Sekolah diharapkan ikut menanamkan nilai kebersihan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan sejak dini.

Gagasan tersebut akan disampaikan kepada Bupati Pacitan untuk dibahas lebih lanjut. Jika disepakati, koordinasi lintas OPD dan instansi direncanakan berada di bawah Disparbudpora.

Di akhir pernyataannya, Gagarin menegaskan, kebersihan pantai bukan semata urusan pemerintah.

“Lingkungan yang asri, aman, sehat, resik, dan indah adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat memulai dari kebiasaan kecil, mulai tidak membuang sampah sembarangan, termasuk saat berkendara. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *