BeritaIDN, PACITAN – Truk muatan dari arah Ponorogo menuju Pacitan terguling di jalur rawan Tegalombo, tepatnya di Dusun Climpring, Desa Gemaharjo, Senin (13/4/2026). Sopirnya, Tatat Muljadi (52), warga Surabaya, tewas seketika di lokasi kejadian.
Kecelakaan tunggal itu terjadi di ruas jalan provinsi yang dikenal ekstrem menikung dan menurun tajam. Truk Mitsubishi bernopol R6 N 9452 CL diduga kehilangan kendali saat melintas di titik tersebut, sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan.
Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto SH mengungkapkan, indikasi awal mengarah pada gangguan teknis kendaraan.
“Kendaraan truk yang melaju dari arah Ponorogo menuju Pacitan, sesampainya di TKP mengalami rem blong sehingga hilang keseimbangan. Dengan kondisi jalan menikung dan turunan tajam, pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” jelasnya.
Benturan keras membuat bagian kiri truk ringsek. Pintu kiri rusak parah, demper depan penyok, dan kaca depan pecah. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp10 juta.
Menurut Rusminto, jalur tersebut memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat.
“Lokasi kejadian merupakan jalan provinsi dengan karakteristik menikung dan turunan tajam, sehingga berpotensi membahayakan apabila terjadi gangguan pada kendaraan,” imbuhnya.
Petugas Polsek Tegalombo yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Arus lalu lintas sempat tersendat saat proses evakuasi berlangsung. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti.
“Petugas telah mendatangi TKP, mengamankan lokasi, melakukan pengaturan lalu lintas, melaksanakan olah TKP serta mengamankan barang bukti,” terang Rusminto.
Sejumlah saksi di sekitar lokasi juga sudah dimintai keterangan. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk memastikan kondisi kendaraan sebelum kejadian. (*)












