2.300 Pelajar Ikuti Porseni Pacitan 2026, Dindik Siapkan Empat Cabor ke Provinsi

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Khemal Pandu Praktikna saat memimpin prosesi pembukaan Porseni 2026 di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan, Senin (18/5/2026) (Foto: Heri/BeritaIDN).

BeritaIDN, PACITAN – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pacitan menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2026 dengan melibatkan sekitar 2.300 pelajar jenjang SD dan SMP dari 12 kecamatan. Selain menjadi ajang pengembangan bakat, kegiatan ini juga menjadi seleksi awal menuju tingkat provinsi.

Kepala Dinas Pendidikan Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengatakan Porseni digelar untuk memberi ruang bagi peserta didik mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni.

“Untuk memfasilitasi bakat minat anak-anak kita untuk jenjang SD dan SMP di bidang olahraga dan seni,” kata Khemal, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, total peserta tahun ini mencapai sekitar 2.300 siswa dari seluruh kecamatan di Pacitan.

“Total ada sekitar 2.300 peserta dari 12 kecamatan untuk jenjang SD dan SMP,” ujarnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan Porseni 2026 melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi. Di antaranya KONI, Disparbudpora, Karang Taruna, KNPI, dan PGRI.

“Tahun ini wujud kolaborasi lintas sektoral. Penyelenggaraan tahun ini kita melibatkan KONI, Disparbudpora, Karang Taruna, KNPI dan PGRI yang semuanya bersatu padu berkolaborasi untuk mensukseskan Porseni tahun 2026,” jelasnya.

Baca juga :  Museum Song Terus Pacitan Jadi Pilihan Wisata Edukasi yang Layak Dicoba saat Lebaran 2026

Khemal berharap kolaborasi tersebut menjadi awal penguatan sinergi lintas lembaga di bawah Pemerintah Kabupaten Pacitan.

“Harapannya dengan adanya kolaborasi ini paling tidak kita sudah memulai untuk ajang presentasi di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Pacitan dan sesuai arahan Bupati Pacitan untuk kita selenggarakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Porseni tingkat kabupaten juga menjadi tahapan seleksi menuju kompetisi lebih tinggi. Namun, hanya empat cabang olahraga yang akan dikirim ke tingkat provinsi sesuai regulasi pemerintah pusat, yakni atletik, renang, bulu tangkis, dan pencak silat.

“Untuk empat cabang olahraga atletik, renang, bulutangkis dan pencak silat itu akan kita kirim ke provinsi. Tingkat provinsi insyaallah dilaksanakan September dan apabila lolos maka ke tingkat nasional akhir tahun ini,” terang Khemal.

Sementara cabang lainnya tetap menjadi bagian pembinaan olahraga dan seni di tingkat kabupaten.

Baca juga :  Wisma Atlet Pacitan, dari Tempat Isolasi Jadi Rumah Kelelawar

“Karena petunjuk dan regulasi dari pemerintah pusat itu mempertandingkan empat cabang itu dan selebihnya menjadi pembinaan di Kabupaten Pacitan,” tambahnya.

Khemal meminta seluruh peserta tetap menjunjung sportivitas selama pertandingan dan perlombaan berlangsung.

“Selamat mengikuti pertandingan atau perlombaan di ajang Porseni 2026, prestasi adalah suatu hal yang membanggakan, tetapi persaudaraan antar atlet adalah hal yang utama, tetap junjung tinggi sportifitas,” pungkasnya.

Pada cabang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), jenjang SD mempertandingkan atletik, pencak silat, bulu tangkis, renang, bridge, catur, bola voli, dan sepak bola. Sedangkan jenjang SMP melombakan atletik, pencak silat, bulu tangkis, renang, bridge, catur, dan bola voli.

Adapun Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD meliputi gambar bercerita, menyanyi solo, mendongeng, kriya, pantomim, tari, dan menulis cerita. Sementara tingkat SMP mempertandingkan ilustrasi, menulis cerita, mendongeng, pantomim, menyanyi solo, tari kreasi, musik tradisional, dan ansambel. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *