BeritaIDN, PACITAN – Pantai Banyu Tibo di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan menjadi salah satu destinasi wisata yang unik di Jawa Timur.
Tidak seperti pantai pada umumnya, Banyu Tibo menawarkan pemandangan langka berupa air terjun yang langsung mengalir ke laut lepas.
Nama “Banyu Tibo” sendiri dalam bahasa Jawa berarti “air yang jatuh”, menggambarkan ciri khas pantai ini.
Air terjun kecil yang mengalir dari tebing batu ke bibir pantai menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang berbeda.
Pantai ini awalnya merupakan lahan milik keluarga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Melihat potensi keindahan alamnya, keluarga itu kemudian membuka akses menuju pantai dan menjadikannya sebagai kawasan wisata.
Meski jalan menuju lokasi belum sepenuhnya mulus, pesona yang ditawarkan membuat pengunjung tetap rela menempuh perjalanan panjang.
Terletak di perbatasan antara Kabupaten Pacitan dan Wonogiri, Pantai Banyu Tibo dapat ditempuh sekitar satu jam dari pusat kota Pacitan atau sekitar tiga hingga empat jam dari arah Solo.
Dari jalur utama Pacitan-Wonogiri, pengunjung bisa mengikuti penunjuk arah menuju Pantai Watu Bale, karena jaraknya cukup berdekatan.
Untuk harga tiket, pengunjung hanya perlu membayar Rp3.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak pada hari biasa.
Sementara saat akhir pekan atau hari libur, tiket naik menjadi Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Meski fasilitas di sekitar pantai masih terbatas, keindahan Banyu Tibo tetap memikat wisatawan, terutama mereka yang mencari ketenangan dan kealamian.
Pantai ini juga kerap dibandingkan dengan Pantai Banyunibo di Gunungkidul karena sama-sama memiliki air terjun di tepi laut.
Dengan perpaduan antara tebing, pasir putih, dan air terjun yang jatuh langsung ke laut, Pantai Banyu Tibo menjadi destinasi wajib bagi para pencinta wisata alam yang ingin menikmati keindahan Pacitan dari sisi yang berbeda.(*)













