BeritaIDN, PACITAN – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan yang baru dilantik, Nanang Hardwijono, langsung tancap gas akan evaluasi internal dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor perikanan, menyusul target PAD 2025 yang belum tercapai.
Nanang mengatakan, langkah pertama yang akan ia lakukan adalah melihat kondisi dinas secara menyeluruh, sebelum merumuskan kebijakan strategis ke depan. Menurutnya, penting bagi pimpinan baru untuk memahami potensi sekaligus kendala yang selama ini dihadapi.
“Pada prinsipnya kami akan melihat dulu kondisi di dalam seperti apa. Dari situ baru kita perbaiki semuanya,” kata Nanang usai pelantikan, Kamis malam (15/1/2026).
Ia menilai, secara umum program di Dinas Perikanan telah berjalan cukup baik. Namun demikian, peninjauan ulang tetap diperlukan agar kinerja dinas bisa lebih optimal, terutama dalam mendukung peningkatan PAD.
“Program sudah berjalan, tapi sebagai orang baru tentu kami perlu melihat apa saja yang bisa diperbaiki ke depan,” ujarnya.
Terkait belum tercapainya target PAD sektor perikanan pada 2025, Nanang menyebut pihaknya akan melakukan identifikasi mendalam terhadap faktor-faktor penghambat, agar solusi yang tepat bisa segera dirumuskan.
“Kami akan melihat berbagai persoalan yang ada, mengidentifikasi apa yang menjadi penghambat, lalu mencari solusi yang tepat agar target PAD bisa tercapai,” jelasnya.
Meski begitu, Nanang tetap optimistis target PAD sektor perikanan tahun 2026 dapat direalisasikan, selama seluruh potensi yang ada bisa dikelola dengan maksimal.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Insyaallah target PAD yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” pungkasnya. (*)












