16 Titik Infrastruktur Rusak, PUPR Pacitan Ajukan Anggaran Rp2,2 Miliar

  • Bagikan
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pacitan, Imam Syafiq, saat menjelaskan 16 titik infrastruktur rusak akibat bencana alam, Selasa (11/11/2025). (Foto: Heri/BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pacitan mencatat 16 titik infrastruktur rusak akibat bencana alam yang terjadi pada 25–30 Oktober 2025. Seluruh lokasi telah disurvei tim teknis.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Pacitan, Imam Syafiq, memastikan pendataan selesai dilakukan. “Yang sudah masuk dan telah kami survei ada 16 titik,” ujarnya, Selasa (11/10).

Dari hasil kajian sementara, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki kerusakan itu diperkirakan mencapai Rp2,2 miliar. Usulan anggaran diajukan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Pacitan. “Estimasi rehabilitasi seluruh titik sekitar Rp2,2 miliar,” jelas Imam.

PUPR juga berkoordinasi dengan BPBD, BKD, dan OPD lain untuk mempercepat penanganan pascabencana. Setelah pendataan, tim gabungan akan mulai memprioritaskan titik yang paling mendesak.

Baca juga :  Warga Enam Desa Segera Nikmati Air Bersih, PUPR Pacitan Kebut Pengerjaan Rp600 Juta

Imam berharap pekerjaan dapat segera dimulai, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. “Harapan kami rehabilitasi bisa berjalan dalam waktu dekat, targetnya minggu ini hingga awal Desember,” katanya.

Menghadapi cuaca yang tak menentu, ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kerusakan infrastruktur atau bencana akibat hujan deras. “Silakan lapor ke BPBD atau PUPR melalui pemerintah desa. Tim akan turun melakukan survei,” pungkasnya. (*)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *