BeritaIDN, PACITAN – Satpol PP Pacitan menggelar patroli malam di kawasan wisata dan pusat keramaian untuk memastikan kepatuhan terhadap Surat Edaran Nomor 300/410/408.50/2026 selama Ramadan 1447 Hijriah. Dalam patroli itu, petugas menemukan satu warung makan berjualan di atas trotoar dan langsung memberikan teguran, Minggu (1/3/2026) malam.
Patroli berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 00.30 WIB. Sasaran utama adalah kawasan Pantai Pancer Door dan Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Sari—dua titik yang kerap ramai saat malam hari.
Di kawasan Pantai Pancer Door, sebagian besar tempat wisata dan rumah makan terpantau sudah mematuhi ketentuan jam operasional dengan menutup usaha maksimal pukul 22.00 WIB. Petugas hanya memberikan imbauan ringan kepada pengunjung agar tetap menjaga ketertiban selama bulan puasa.
Sementara di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Sari, petugas mendapati satu pedagang berjualan di atas trotoar. Pedagang tersebut ditegur dan diminta bergeser karena trotoar merupakan fasilitas bagi pejalan kaki.
Kepala Satpol PP Pacitan, Ardiyan Wahyudi, mengatakan patroli ini merupakan bagian dari pengawasan rutin selama Ramadan. Pihaknya ingin memastikan aturan yang tertuang dalam surat edaran benar-benar dijalankan, khususnya oleh pelaku usaha di kawasan wisata dan tempat makan.
“Kami memastikan jam operasional dipatuhi. Fokusnya di titik-titik yang berpotensi ramai,” ujarnya.
Menurut Ardiyan, pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan cara persuasif dan humanis. Penertiban dilakukan dengan imbauan dan edukasi lebih dulu, bukan langsung tindakan tegas.
“Kami ingin masyarakat dan pelaku usaha memahami aturan. Harapannya cukup dengan teguran dan penjelasan, tanpa perlu langkah lanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan, patroli akan terus digelar secara berkala, terutama menjelang waktu sahur yang dinilai rawan aktivitas.
“Kami tingkatkan intensitas patroli agar suasana tetap aman dan tertib selama Ramadan,” katanya.
Satpol PP juga mengajak masyarakat serta pelaku usaha ikut menjaga ketertiban. Ramadan, menurutnya, menjadi momentum bersama untuk menciptakan suasana yang lebih tertib, aman, dan kondusif. (*)












