BeritaIDN, PACITAN – Perjalanan karier politik Baginda Rahadian Pratama di Kabupaten Pacitan berakar dari keaktifannya berorganisasi sejak masa sekolah.
Berbekal pengalaman tersebut, politisi muda ini kini mengemban posisi strategis sebagai anggota DPRD Kabupaten Pacitan periode 2024–2029 sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat.
Lahir di Surabaya pada 7 Desember 1990, Baginda memiliki keterkaitan dengan Pacitan melalui garis keluarga ibu kandungnya, Ratna Kumala Dewi, yang berasal dari Desa Tremas, Kecamatan Arjosari.
Ketertarikannya pada dunia politik tumbuh secara bertahap sejak usia remaja.
“Mulai tertarik ke dunia politik sebetulnya sudah lama, sejak SMA. Kalau ditarik lagi, sejak SMP sudah aktif bergabung di OSIS. Saat SMA juga mengikuti organisasi olahraga. Alhamdulillah, saya senang melihat politik dan situasi politik, hingga akhirnya bergabung dengan Partai Demokrat,” ujar Baginda, Rabu (28/10/2026).
Rekam jejak organisasinya di tingkat pusat tecermin dari keterlibatannya sebagai anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat pada periode 2015–2020 di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta berlanjut pada periode 2020–2025 di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pada 2021, ia juga pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ngawi.
Pada Pemilihan Legislatif 2024, Baginda maju melalui daerah pemilihan (dapil) Pacitan IV yang mencakup Kecamatan Arjosari dan Tegalombo.
Sebagai pendatang baru di parlemen daerah, ia berhasil meraih 6.599 suara dan terpilih menjadi anggota DPRD Pacitan, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat pada September 2024.
Baginda memandang posisi tersebut sebagai tanggung jawab besar dalam menjembatani komunikasi antara lembaga legislatif dan eksekutif demi memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar bagi saya sebagai ketua fraksi. Tantangannya bagaimana kami bisa mengomunikasikan, mengakomodasi, dan terus mendorong kepentingan masyarakat untuk selalu disuarakan. Utamanya menjadi jembatan antara anggota dewan dengan eksekutif,” ungkapnya.
Perluas Pengabdian Melalui KONI Pacitan
Selain menjalankan fungsi legislatif, Baginda juga memperluas ruang pengabdian di bidang keolahragaan. Ia terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pacitan periode 2025–2029 melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten pada 3 Desember 2025.
Meski mengemban tugas ganda di politik dan keolahragaan, Baginda menyatakan fokus utamanya saat ini adalah menuntaskan masa bakti di periode pertama sebagai anggota dewan dan ketua fraksi.
“Kami tidak ingin berandai-andai setelah ini akan ke mana. Yang pertama, saya ingin menyukseskan periode pertama ini sebagai anggota dewan dan ketua fraksi serta bermanfaat bagi masyarakat. Jika setelah itu ada amanah lain atau arahan dari DPP, kami sebagai kader Partai Demokrat siap mengemban dan ditempatkan di mana saja,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia berpesan kepada generasi muda di Pacitan agar tidak ragu mengambil peran aktif dalam organisasi maupun politik guna memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa. (*)













