BeritaIDN, PACITAN – Upaya penertiban pelajar yang dilakukan jajaran Polres Pacitan di jalan raya memantik respons proaktif dari Dinas Pendidikan (Dindik) setempat.
Tak sekadar mendukung tilang bagi pelajar yang melanggar aturan lalu lintas, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, justru mendorong kepolisian untuk memperluas jangkauan razia hingga ke dalam area sekolah.
Pandu secara terbuka meminta adanya sinergi lintas sektoral antara pihak sekolah dan aparat penegak hukum untuk melakukan sterilisasi lingkungan pendidikan.
Fokusnya tidak lagi sebatas pada ketertiban berkendara, melainkan pencegahan peredaran barang-barang yang membahayakan peserta didik.
“Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan berharap bisa bekerja sama untuk melakukan razia dan penertiban. Tidak hanya soal kendaraan bermotor, tapi juga merazia barang-barang terlarang dan membahayakan anak-anak di dalam lingkungan sekolah,” tegas Pandu, Senin (5/10/2026).
Dorongan untuk menggelar razia di dalam sekolah ini merupakan tindak lanjut dari apresiasi Dindik atas ketegasan Satlantas Polres Pacitan yang baru saja menjaring puluhan pelajar pelanggar lalu lintas.
Pandu menyadari bahwa intervensi langsung dari kepolisian sangat dibutuhkan untuk membentuk kedisiplinan dan menyelamatkan generasi muda Pacitan dari berbagai ancaman fatal.
Terkait puluhan siswa yang kendaraannya sempat ditahan oleh Satlantas Polres Pacitan, Pandu meminta masyarakat dan orang tua tidak memandangnya sebagai sebuah hukuman, melainkan sebagai langkah proteksi.
“Kami sangat berterima kasih atas operasi lalu lintas yang dilakukan oleh Polres Pacitan. Menurut kami, operasi tersebut merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh Bapak Kapolres Pacitan dan jajaran kepada anak-anak Pacitan,” ungkapnya.
Langkah tegas di jalan raya tersebut, lanjut Pandu, sangat krusial mengingat tingginya fatalitas kecelakaan yang melibatkan usia produktif.
“Terutama bagi yang masih berstatus pelajar, ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang membahayakan dan merugikan para pelajar maupun orang lain,” imbuhnya.
Sinergi yang ditawarkan oleh Dinas Pendidikan kepada Polres Pacitan ini diharapkan mampu menciptakan jaring pengaman ganda bagi pelajar.
Dengan pengawasan ketat di jalan raya dan sterilisasi lingkungan sekolah dari ancaman barang terlarang, masa depan anak-anak Pacitan diharapkan dapat lebih terjaga dan terarah. (*)












