BeritaIDN, JAKARTA-PT Harmoni Semesta Investama, perusahaan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi menjadi pengendali baru PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) setelah mengakuisisi mayoritas saham emiten tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Harmoni Semesta Investama mengakuisisi 1,9 miliar saham milik David Dwiputra atau setara 61,85 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Transaksi tersebut berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026.
Dikutib dari laman CNN Indonesia Kamis (11/6/2026), Manajemen VISI menyatakan pengalihan saham tersebut mengakibatkan perubahan pengendalian perusahaan. Dengan kepemilikan mayoritas, Harmoni Semesta Investama kini resmi menjadi pemegang saham pengendali baru emiten berkode VISI tersebut.
“Telah terjadi perubahan pengendalian pada perseroan yang disebabkan oleh dialihkannya 1.901.580.000 saham perseroan atau setara 61,85 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan oleh David Dwiputra kepada PT Harmoni Semesta Investama,” tulis manajemen VISI dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Rabu, 11 Juni 2026.
Saham-saham tersebut dibeli dengan harga Rp94 per lembar. Dengan demikian, nilai transaksi akuisisi mencapai sekitar Rp178,74 miliar.
Manajemen menjelaskan, PT Harmoni Semesta Investama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas perusahaan induk (holding company) dan berkedudukan di Provinsi Banten.
Perseroan juga menegaskan bahwa pengendali baru tidak memiliki hubungan afiliasi dengan David Dwiputra sebagai pemegang saham pengendali sebelumnya.
“Pengendali baru perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan penjual selaku pengendali lama,” tulis manajemen.
Berdasarkan struktur kepemilikan perusahaan, Harmoni Semesta Investama dimiliki 51 persen oleh Nagita Slavina dan 49 persen oleh Raffi Ahmad.
Dalam susunan pengurus perusahaan, Nagita menjabat sebagai direktur, sedangkan Raffi Ahmad menempati posisi komisaris.
Akuisisi ini menandai langkah ekspansi bisnis terbaru pasangan tersebut melalui perusahaan investasinya di pasar modal Indonesia.(*)












