PACITAN-Polres Pacitan menyiapkan 780 personel gabungan untuk mengamankan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026 di 45 desa. Kesiapan personel, sarana, dan prasarana pengamanan itu diperiksa melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Grindulu 2026 yang dirangkaikan dengan pelatihan sistem pengamanan kota (Sispamkota).
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah menghadiri apel tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Pacitan, jajaran TNI-Polri, mitra keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta panitia Pilkades dari masing-masing desa penyelenggara. Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar bertindak sebagai pemimpin apel.
Apel digelar untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan sebelum diterjunkan ke lapangan. Pilkades memiliki karakteristik kerawanan tersendiri yang perlu diantisipasi, mulai dari politik identitas, penyebaran isu yang memecah belah masyarakat, kampanye negatif, berita bohong, hingga ujaran kebencian.
Dalam Operasi Mantap Praja Grindulu 2026, sebanyak 780 personel disiapkan untuk menjaga keamanan selama tahapan pemilihan. Kekuatan tersebut terdiri atas 350 personel Polri, 60 personel bantuan kendali operasi (BKO) Satuan Brimob, 90 personel TNI, 30 personel Satpol PP, dan 250 personel perlindungan masyarakat (Linmas).
Personel gabungan itu akan ditempatkan di tempat pemungutan suara (TPS) pada 45 desa penyelenggara Pilkades. Sebanyak 32 desa masuk kategori kurang rawan, sedangkan 13 desa lainnya masuk kategori rawan.
Rangkaian tahapan Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Pacitan berlangsung mulai 9 Juli hingga 14 Desember 2026. Dengan pengamanan terpadu tersebut, seluruh unsur diharapkan dapat mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga pelaksanaan pemilihan tetap kondusif.(*)











