Bersenggolan Saat Menyalip di Jalur Pacitan–Ponorogo, Pelajar Tewas Terpelanting ke Sungai Grindulu

  • Bagikan
Petugas Satlantas Polres Pacitan saat melakukan penanganan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Mitsubishi L300 dan sepeda motor Yamaha Vega R di Jalan Raya Pacitan–Ponorogo KM 29, Kecamatan Tegalombo, Sabtu (17/10/2026). (Foto: Dok. Polres Pacitan)

BeritaIDN, PACITAN – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur utama Jalan Raya Pacitan–Ponorogo, tepatnya di Kilometer 29, Dusun Krajan, Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan mobil pikap boks hingga tubuhnya terpelanting jatuh ke Sungai Grindulu sedalam 10 meter.

Korban meninggal dunia MVFP merupakan pelajar asal Dusun Gamping, Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo.

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi AE 3567 XT.

Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan dengannya adalah mobil pikap boks Mitsubishi L300 bernomor polisi AE 8154 SO yang dikemudikan oleh Heru Ardianto, warga Kabupaten Madiun.

Kasatlantas Polres Pacitan, AKP Moch. Angga Bagus Sasongko, menjelaskan bahwa insiden nahas tersebut bermula ketika mobil Mitsubishi L300 melaju dari arah Pacitan menuju Ponorogo.

Baca juga :  Diduga Dipicu Bakar Sampah, Gudang Kayu di Barehan Pacitan Terbakar

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi pikap boks tersebut berniat mendahului sebuah truk yang berada di depannya.

“Pengemudi Mitsubishi L300 sedang mendahului sebuah truk. Pada saat bersamaan, pengendara Yamaha Vega R dari arah belakang juga berusaha mendahului kendaraan pickup box tersebut,” terang AKP Angga, Sabtu (17/10/2026).

Manuver mendahului secara beriringan tersebut terjadi ketika ruang jalur yang tersedia di lokasi sangat terbatas.

Sempitnya ruang gerak diduga membuat korban yang mengendarai sepeda motor kehilangan keseimbangan hingga akhirnya bersenggolan dengan bodi Mitsubishi L300.

“Karena ruang jalur yang sempit, pengendara sepeda motor diduga kehilangan kendali dan bersenggolan dengan kendaraan Mitsubishi L300,” jelasnya.

Usai bersenggolan, laju sepeda motor korban oleng dan langsung menghantam pembatas jalan.

Baca juga :  PMII Menagih Janji, Kepala Disparbudpora Mohon Maaf kepada Publik

Kerasnya benturan tersebut membuat tubuh korban terpental melewati pembatas jalan dan terjun bebas ke dasar Sungai Grindulu yang berada tepat di sisi jalur dengan kedalaman sekitar 10 meter.

“Pengendara sepeda motor kemudian menabrak pembatas jalan dan terpelanting masuk ke Sungai Grindulu,” imbuh Angga.

Akibat insiden jatuh dari ketinggian tersebut, korban mengalami cedera serius pada bagian kepala serta wajah, dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP serta mengevakuasi jasad korban dari dasar sungai.

“Korban pengendara Yamaha Vega R mengalami luka pada bagian kepala dan wajah serta meninggal dunia di TKP,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *