Pembangunan 89 KDMP di Pacitan Tuntas, Lima Desa Belum Kebagian Lahan

  • Bagikan
Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sumberharjo yang telah rampung dibangun selesai 100 persen, Senin (15/6/2026). (Foto: Heri/BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN – Sebanyak 89 gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pacitan telah rampung dibangun. Namun, lima desa hingga kini belum bisa memulai pembangunan karena terkendala lahan yang tidak memenuhi syarat.

Pembangunan KDMP saat ini masih berlangsung di 78 titik. Dari total 172 desa dan kelurahan di Pacitan, hanya 167 desa yang dinyatakan memenuhi ketentuan pembangunan gedung program tersebut.

Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul mengatakan, lima desa yang belum dapat dibangun yakni Desa Sembowo, Karangmulyo, Petungsinarang, Temon, dan Ngunut.

“KDMP wilayah Kabupaten Pacitan dari jumlah desa dan kelurahan sebanyak 172, yang bisa dibangun sebanyak 167 desa. Saat ini progres pembangunan masih berlangsung di 78 titik dan yang sudah selesai 100 persen sebanyak 89 titik,” kata Imam, Senin (15/6/2026).

Baca juga :  Calon Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia di RSUD Haji Surabaya, Sempat Dirawat Intensif Sejak Tiba di Asrama

Menurut dia, persoalan utama di lima desa itu adalah keterbatasan lahan sesuai ukuran yang dipersyaratkan program.

“Masih berusaha mencari tukar guling,” ujarnya soal langkah penyelesaian lahan.

Di tengah pembangunan yang belum sepenuhnya tuntas, pemerintah mulai menyiapkan sarana operasional koperasi. Sebanyak 61 mobil truk, 30 mobil pikap, dan 288 kendaraan roda tiga telah disiapkan untuk 144 desa.

Selain kendaraan, perlengkapan penunjang juga mulai didatangkan, di antaranya 300 unit AC untuk 60 desa, 204 alat pemadam api ringan (APAR) untuk 51 desa, 50 meja kasir, 480 kursi, 48 meja klinik, 48 meja dokter, 48 tempat tidur pasien, 96 kotak laci, 96 lemari display, serta 54 set rak gerai.

Baca juga :  Kemenag Pacitan Ungkap Ada Indikasi Anak di Bawah Umur Terpapar LGBT

Soal kapan koperasi mulai beroperasi, Imam belum memastikan waktunya. Pemerintah masih menunggu arahan lanjutan.

“Masih menunggu, tetapi secepatnya segera operasional,” tegasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *