Serap Anggaran Rp22,5 Miliar, 1.825 Rumah Program BSPS Tahap I di Pacitan Rampung 100 Persen

  • Bagikan
Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Pacitan, Heru Tunggul Widodo, saat melakukan monitoring langsung progres pembangunan rumah penerima manfaat program BSPS 2026 di lapangan. (Foto: Dok. BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN – Hingga pertengahan Oktober ini, tercatat sebanyak 1.825 unit rumah penerima manfaat Program pengentasan rumah tidak layak huni melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kabupaten Pacitan tahap I telah rampung dibangun 100 persen.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Pacitan, Heru Tunggul Widodo, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, total alokasi BSPS di wilayahnya tahun ini menyentuh angka 3.051 unit rumah.

Bantuan tersebut terdistribusi merata di 140 desa dan kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan.

Berdasarkan rekapitulasi data per 12 Oktober 2026, mayoritas kuota tersebut telah mengantongi kepastian administratif untuk segera dieksekusi di lapangan.

“Dari total alokasi tersebut, sebanyak 2.702 unit atau 88,56 persen telah terbit SK PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Sedangkan 349 unit atau 11,44 persen sisanya masih dalam proses penetapan administrasi pada tahap berikutnya,” terang Heru, Rabu (14/10/2026).

Rincian Progres Fisik Tahap I dan II
Lebih detail, Heru menjelaskan bahwa untuk pengerjaan Tahap I yang mematok alokasi 2.500 unit rumah, sebanyak 2.482 unit (99,28 persen) di antaranya telah mengantongi SK PPK.

Baca juga :  Pemkab Pacitan Gagas Dinas Ekonomi Kreatif Tapi Masih Tunggu Persetujuan Pusat

Akselerasi pembangunan fisik di lapangan pun berjalan cukup masif.

“Untuk Tahap I, sebanyak 1.825 unit atau 73,53 persen sudah selesai 100 persen. Sementara 657 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian dengan progres fisik berkisar antara 30 hingga 100 persen,” paparnya.

Sementara itu, untuk pengerjaan Tahap II yang mendapat kuota 237 unit rumah, tercatat sebanyak 220 unit (92,83 persen) telah terbit SK PPK.

Mengingat tahapan ini berjalan lebih belakangan, capaian penyelesaian fisiknya di lapangan masih bervariasi.

Tercatat sebanyak 19 unit rumah (8,64 persen) pada Tahap II telah tuntas 100 persen, disusul 142 unit rumah (64,55 persen) yang kini berada di rentang pengerjaan 30 hingga 100 persen.

“Selain itu, terdapat 36 unit rumah dengan progres fisik 30 persen, dan 23 unit lainnya masih berada pada tahap awal dengan progres 0 hingga 30 persen,” imbuh Heru.

Baca juga :  Realisasi PBB Pacitan Minus Miliaran Rupiah

Beriringan dengan berjalannya pembangunan fisik di ratusan desa, realisasi keuangan program BSPS juga terus bergerak.

Untuk Tahap I, penyerapan anggaran tercatat telah menyentuh angka Rp22,5075 miliar, atau setara 45,02 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp50 miliar.

Adapun untuk pencairan dan penyerapan anggaran pada Tahap II, hingga 12 Oktober 2026 masih tercatat nol persen.

Mengingat kalender tahun anggaran 2026 kian menyempit, Dinas Perkimtan Pacitan terus menginstruksikan percepatan di lapangan.

Evaluasi dan monitoring rutin dilakukan agar penyaluran bahan bangunan, pengerjaan tukang, hingga pelaporan administrasi pencairan tidak mengalami hambatan.

“Percepatan terus kami dorong, khususnya untuk penyelesaian pekerjaan fisik dan penyerapan anggaran. Targetnya, pelaksanaan BSPS Tahap I dan Tahap II ini dapat diselesaikan seluruhnya pada bulan depan,” pungkas Heru. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *