Dana Pusat Belum Cair, Dapur Makan Bergizi SPPG Kartika 2 Slagi Pacitan Terpaksa Tutup Sementara

  • Bagikan
Kondisi dapur SPPG Kartika 2 Slagi Pacitan yang tampak lengang dan berhenti beroperasi akibat belum turunnya dana operasional dari pemerintah pusat, Selasa (15/9/2026). (Foto: Heri/BeritaIDN)

BeritaIDN, PACITAN – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pacitan tengah mengalami kendala.

Satuan Pelayanan Pemberian Gizi (SPPG) Kartika 2 Slagi terpaksa menghentikan operasional dapur dan meliburkan seluruh relawannya lantaran dana operasional dari pemerintah pusat tak kunjung cair.

Kepala SPPG Kartika 2 Slagi Pacitan, Primadani Yusuf, membenarkan kabar berhentinya aktivitas dapur tersebut. Ia menjelaskan bahwa jadwal transfer dana yang biasanya rutin masuk setiap hari Rabu dan Jumat, hingga kini belum juga diterima oleh pihak SPPG.

“Betul, semua relawan sementara diliburkan karena pencairan dana belum sampai ke SPPG. Imbasnya, distribusi makanan tidak bisa berjalan,” ungkap Primadani saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).

Akibat berhentinya operasional dapur ini, sebanyak 2.288 penerima manfaat terpaksa tidak mendapatkan jatah makan bergizi untuk sementara waktu. Ribuan penerima ini merupakan siswa dari 19 sekolah yang tersebar di empat wilayah, yakni Kelurahan Pacitan, Tanjong, Sambong, dan Ponggol.

Baca juga :  Dua Motor Bertabrakan di Jalan Pancer Door Pacitan, Tiga Orang Luka-Luka

Mengenai besaran dana yang tertunda, Primadani enggan menyebutkan nominal pastinya. Namun, ia menjelaskan bahwa dana transfer tersebut biasanya dialokasikan untuk menutupi kebutuhan belanja bahan pokok selama satu periode, yang mencakup pelayanan minggu pertama dan kedua.

Lebih lanjut, Primadani menyebut bahwa kendala tersendatnya dana ini rupanya bukan masalah lokal semata. Berdasarkan informasi yang ia terima, keterlambatan transfer dana operasional dapur gizi ini terjadi secara merata di seluruh Indonesia.

Pihak SPPG Kartika 2 Slagi saat ini telah melaporkan masalah tersebut kepada pimpinan pusat. Sembari menunggu kejelasan pencairan dana dalam beberapa hari ke depan, Primadani menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Terkait penyaluran dana yang belum ditransfer, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena distribusi makanan untuk sementara tidak bisa berjalan. Mohon bersabar, semoga beberapa hari ke depan dana sudah ditransferkan,” tuturnya.

Baca juga :  Pilkades Serentak Pacitan 2026 Mulai Dimatangkan, DPRD Kebut Perda Agar Tak Molor

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dan respons resmi dari pihak Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pacitan terkait persoalan mandeknya dana operasional tersebut. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *