BeritaIDN, PACITAN – Jambore Nasional (Jamnas) XIX Yamaha RX-King Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 November 2026 di Pacitan diperkirakan bakal mendatangkan puluhan ribu orang.
Berdasarkan informasi panitia, penjualan kaos kegiatan tersebut telah mencapai 25.000 lembar.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan, Munirul Ichwan, menyebut jumlah penjualan kaos tersebut menjadi salah satu indikator besarnya antusiasme peserta yang akan datang ke Pacitan.
“Dari informasi teman-teman panitia, saat ini sudah 25.000 kaos yang terjual. Estimasi kami nanti akan ada mobilisasi 20.000 orang masuk Pacitan,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Mengantisipasi kedatangan peserta dalam jumlah besar, Disparbudpora telah mengumpulkan pengelola objek wisata, baik yang dikelola pemerintah desa maupun pihak swasta. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyamakan misi dalam memberikan pelayanan kepada para pengunjung.
Menurut Munirul, kedatangan puluhan ribu orang menjadi peluang pasar yang cukup besar bagi sektor pariwisata Pacitan. Karena itu, pengelola destinasi diminta mempersiapkan pelayanan secara maksimal agar para peserta tidak hanya datang untuk mengikuti kegiatan, tetapi juga berkunjung ke berbagai objek wisata.
“Nah ini tentu kan pangsa pasar yang luar biasa. Makanya kita selaku pengelola destinasi, baik kami pemerintah desa yang mengelola destinasi desa maupun swasta, kemarin tadi kita rapatkan, kita satukan misinya agar supaya kita memberikan pelayanan terbaik bagi mereka,” jelasnya.
Selain Jamnas RX-King, Disparbudpora juga terus berkoordinasi dengan panitia penyelenggara kegiatan komunitas Vespa. Namun, untuk perkembangan jumlah peserta Vespa, pihaknya mengaku belum menerima laporan terbaru secara resmi.
“Yang Vespa on progress. Nanti saya belum dapat laporannya, tapi informasinya kemarin sudah sekitar 500-an,” katanya.
Munirul juga mengingatkan para peserta yang datang ke Pacitan agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal penting, mengingat mobilisasi kendaraan diperkirakan meningkat selama kegiatan berlangsung.
“Pesan untuk peserta, tentu yang pertama jaga keselamatan, jaga lalu lintas, patuhi aturan lalu lintas. Yang pertama, dan jangan buang waktumu di Pacitan tanpa masuk tempat wisata Pacitan,” pesannya.
Pemkab Pacitan pun berharap momentum dua kegiatan komunitas otomotif tersebut dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha di sekitar destinasi wisata. (*)













